Brake Fluids and Bleeding Air

Brake fluids in your car's brake system is based hydraulic fluid used to transfer power from the brake pedal to the brake calipers or wheel cylinders. The purpose of the brake system fluid change is remove moisture, air and containment's from the braking. Moisture is the leading cause of brake system operation failure .

Brake fluids must have certain characteristics and meet certain quality standards for the braking system to work properly. Brake fluid is subjected to very high temperatures, especially in the wheel cylinders of drum brakes and disk brake calipers. It must have a high boiling point to avoid vaporizing in the lines. This vaporization is a problem because vapor is compressible and negates hydraulic fluid transfer of braking force.

Because oils damage rubber seals and hoses in the braking system, brake fluids are not petroleum-based. Classification based brake fluid from the constituent material, Glycol-ether/dot three/dot four/dot five point one brake fluids are hygroscopic (water absorbing), which means they absorb moisture from the atmosphere under normal humidity levels. Non-hygroscopic fluids (e.g. silicone/DOT 5-based formulations), are hydrophobic, and can maintain an acceptable boiling point over the fluid's service life, although at the cost of potential phase separation/water pooling and freezing/boiling in the system over time - the main reason single phase hygroscopic fluids are used.
Most automotive professionals agree that glycol-based brake fluid, (DOT 3, DOT 4, DOT 5.1) should be flushed, or changed, every 1–2 years to ensure reliability and safety. Electronic testers and test strips are commercially available to measure moisture content. The corrosion inhibitors also degrade over time. New fluid should always be stored in a sealed container to avoid moisture intrusion.

How to remove brake fluids :
  • Keep these facts in mind while handling brake fluid:
o Never use DOT 5 brake fluid in a vehicle designed for DOT 3 or DOT 4 fluids. It is ok to use DOT 4 fluid in a vehicle that requires DOT 3, but not vice-versa.
o NEVER substitute any other fluid for brake fluid.
o Wash your hands immediately after coming in contact with brake fluid. It eats paint, so imagine what it'll do to skin.
o Properly discard brake fluid that's been unsealed for more than one year. Check with your city for recycling days or centers.
Bleeding the Brake Lines to Remove Air
Two people are required to bleed a brake line; one to depress the brake pedal and one to drain the fluid into a container. These directions are the basic procedure for bleeding a brake line. Consult your service manual before you begin to bleed your own lines; this WILL NOT work for newer cars.
Have the following items handy:
o A section of plastic, vinyl or rubber tubing, 3/16" diameter, long enough to reach from the brake caliper to the clear plastic container.
o A wrench to open and close the bleeder valve.
o A clear plastic container containing at least one inch of clean brake fluid, or enough to submerge the plastic tubing. Clear plastic is important so you can see the air bubbles as they exit the brake line.
Here are the basic instructions for the process:
o Open the reservoir and add brake fluid up to the full line.
o Replace the cap on the master cylinder reservoir before you begin bleeding the line. Never remove the reservoir cap while the brake pedal is depressed.
o Starting with the wheel rear wheels, locate the brake cylinder or caliper and find the bleed valve on the back side. It will look line a bolt with a nipple on it and may have a rubber cap that you will have to remove.
o Place one end of the clear tube into the clear container to which you have added approximately one inch of brake fluid. Be sure to do this step before you connect the other end of the tube to the bleed valve.
o With the tube end in the container of brake fluid, connect the other end of the tube to the bleed valve.
o Use a wrench to loosen the valve on the brake caliper just slightly. Do not allow the brake fluid to begin to flow; just loosen the valve enough to make it easy to release when you are ready to bleed the line.
o Now, have the person inside the vehicle pump the brake pedal a few times to build up pressure in the line, and then have them hold the brake pedal down firmly, without further pumping.
o While the brake pedal is held in place, loosen the bleed valve enough to allow a small amount of brake fluid to flow out of the brake line and into your container.
o Watch for the air bubbles to exit the tube placed in the clear plastic container with the brake fluid.
o The person inside the vehicle should only allow the pedal to travel about 2/3rds of the way to the floor. Allowing the pedal to reach the floor may damage a master cylinder. Once the pedal reaches this position, the person inside should signals you with an "OK" so you know to tighten the bleeder screw. After the screw is tightened, signal the person inside with an "OK" so he may release the pedal.
o Repeat this action of pumping the brakes and bleeding the fluid until there are no more bubbles remaining in the line. It is very important to remember to periodically check the fluid level in the reservoir, and always replace the cap before actuating the brake pedal.
o Repeat the process above for the three remaining brake lines. Be sure your helper pumps and holds the brake pedal each time.
Once all four brake lines have been bled, fill the brake fluid reservoir to the "full" line, then close the cap.

Pakai BBM Premium harus ngebut, agar kotoran Bisa hilang

Pakai BBM Premium harus ngebut, agar kotoran Bisa hilang

Penggunaan BBM premium bukanlah sesuatu yang perlu dimasalahkan jika bahan bakar tersebut masih dalam kondisi murni, dan memang ditekankan bahwa pembakaran BBM premium dalam mesin akan lebih baik jika motor dikebut pada kecepatan minimal tertentu. Ini dilakukan untuk meminimalkan munculnya 'gum' atau kerak.


"Premiun gak sepanas pertamax, makanya cara pakainya gak bisa pelan. Pakai (motor) 40, 60, 80 km/jam. Kalau di bawah itu, pembakaran tidak sempurna, lalu timbul kotoran," urai Tri Yuswidjajanto dari Laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulasi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada seminar mesin injeksi Yamaha di Yamaha DDS Cempaka putih, baru-baru ini.

Slamet lalu menjelaskan bahwa kotoran itu lebih jauh bisa mengurangi fungsi kerja komponen-komponen dalam mesin.

"Kotoran ganjel di klep, di ring, bikin kompresinya bocor," tambahnya.

Sebelumnya, ia menjelaskan memperoleh informasi dari pihak Pertamina bahwa perbedaan secara mendasar antara pertamax, pertamax plus, dan premium ada pada zat-zat aditifnya.

'Kalau premium, kata orang Pertamina, zat pembersih memang dihilangkan. Artinya, kalau ada kotoran, itu hasil kotorannya gak gampang kebuang," ujarnya.

Injeksi menurut dia akan mengalami penyumbatan andaikata ada kotoran.

Pakai BBM Premium harus ngebut, agar kotoran Bisa hilang

Avanzanation Journey: Avanza Tidak Alami Kendala Teknis

 

Avanzanation Journey: Avanza Tidak Alami Kendala Teknis

Perjalanan jauh tim Avanzanation Journey yang penuh tantangan dan risiko harus diimbangi dengan kondisi mobil yang selalu prima. Jika diperlukan, setiap singgah di main dealer, kendaraan dicek untuk memastikan "kesehatannya", seperti yang dialami rombongan wilayah Barat selama menyusuri ”jalur keras” Sumatera.

Pemeriksaan tergolong ringan, menitikberatkan kesehatan kaki-kaki yang menjadi tumpuan selama perjalanan. ”Pada dasarnya tidak ada masalah berarti. Pengecekan dilakukan terkait medan dan jarak yang ditempuh, sebagai antisipasi gangguan di bagian bawah mobil. Sama seperti mudik, mobil harus dipastikan sehat demi keselamatan dan kenyamanan,” terang Made Wahyudi, Kepala Bengkel Agung Automall Bengkulu kepada KompasOtomotif, (21/2/2014).

 

Donny AprilianandaPengecekan mobil selama perjalanan Avanzanation Journey.

Dari pengamatan KompasOtomotif, pengecekan yang dilakukan untuk mobil-mobil Avanzanation Journey dikonsentrasi pada under body. Berikut pengecekan yang dilakukan dan bisa jadi acuan untuk mobil-mobil yang melakukan perjalanan jarak jauh:

1. Cek baut-baut. Mobil bergoyang dan bergerak, menjejak di jalan rusak, kemungkinan baut-baut kendor cukup besar. Misalnya, baut lower arm, steering rack, baut suspensi, hingga baut pengisian oli transmisi differential. Jika tidak kencang, akan mengganggu stabilitas pengendalian.

2. Ban. Cek tekanan angin, kekencangan baut pelek, dan kembangan ban. Made menyarankan, jika ban depan dan belakang tidak sama, disarankan untuk memasang ban dengan kembangan lebih bagus untuk bagian depan, karena terkait dengan pengendalian yang lebih baik.

3. Mesin. Cek oli, tali kipas (belting), filter udara, dan air radiator. Pastikan semua dalam kondisi layak.

4. Peranti keamanan. Hal ini termasuk fungsi lampu-lampu dan pembersih kaca.

Hasilnya, selama perjalanan yang telah dilalui tim Avanzanation Journey, tidak ditemukan kendala berarti yang dialami tim Sumatera. Pengecekan dilakukan hanya untuk memastikan empat poin tersebut di atas, dan Made mengatakan bahwa Avanza adalah mobil yang tahan banting tanpa perlu perawatan khusus. ”Sudah banyak buktinya, dipakai di daerah-daerah terpencil yang jalannya rusak, terbukti tidak ada masalah,” urainya.

Avanzanation Journey: Avanza Tidak Alami Kendala Teknis


Jawaban Mitsubishi Hadirkan Pesaing Avanza-Xenia

Jawaban Mitsubishi Hadirkan Pesaing Avanza-Xenia

Pasar mobil dengan kapasitas penumpang banyak seperti Multi Purpose Vehicle(MPV) masih jadi "gula-gula" di pasar nasional. Tak heran, berbagai perusahaan otomotif berebut bermain di segmen itu.

Tak terkecuali, PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) selaku distributor Mitsubishi di Indonesia. Perusahaan dengan lambang tiga berlian ini menyatakan tertarik menghadirkan mobil di kelas MPV untuk menyaingi Avanza-Xenia, Ertiga, Spin, serta pendatang baru Mobilio.

Lantas kapan Mitsubishi Indonesia akan menghadirkan model low MPV?

"Sekarang sedang dalam proses studi. Bukan soal kapannya, tapi soal apakah iya apakah tidak. Tapi kalau ditanya tertarik, tentu iya," kata Operating General Manager MMC Marketing Division KTB, Duljatmono di Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Kamis 27 Februari 2014.

Pria yang disapa Momon itu juga mengakui, pasar MPV masih sangat besar dan akan terus berkembang.

"Berapa persen pengembangannya, saya belum bisa prediksi karena perlu studi dan analisis karena terkait kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, kondisi otomotif nasional, dan perkembangan teknologi sendiri (Mitsubishi)," jelas Momon.

"Pokoknya, model seperti apa, power berapa, itu dalam proses, satu paket sedang kita studi," tambah dia.

Menurut data Gaikindo (Gabungan Industri kendaraan Bermotor Indonesia), penjualan mobil nasional di 2013 mengalami peningkatan 7,4 persen atau mencapai 1.229.904 unit.

Meski ada mobil murah, namun dari total penjualan mobil secara nasional kelas low MPV masih menjadi primadona. Bahkan, low MPV berhasil menyumbang 379.205 unit, sementara medium MPV mencapai 123.498 unit.

Jawaban Mitsubishi Hadirkan Pesaing Avanza-Xenia

Starter relay/solenoid switch (saklar magnet starter)

Starter relay yang sederhana maksudnya adalah sejenis relay biasa yang hanya terdiri dari sebuah kumparan dan empat buah terminal dan ditempatkan terpisah dari motor starter . Starter relay ini pada umumnya digunakan pada sepeda motor berukuran kecil.

image image

Arus yang dialirkan ke kumparan relay ini cukup kecil sehingga tidak akan membuat kontak pada tombol starter kelebihan beban. Setelah arus sampai ke massa, pada kumparan relay starterterjadi kemagnetan. Hal ini akan menyebabkan plat kontak padarelay starter tertarik (menutup), sehingga arus yang besar langsung dari baterai mengalir menuju motor starter.

Saluran canggih, Ini merupakan rahasia kehematan mesin YMJET-FI

Saluran canggih, Ini merupakan rahasia kehematan mesin YMJET-FI


Yamaha Indonesia membeberkan satu rahasia kecil dari kehematan mesin YMJET-FI yang kini setahap demi setahap diterapkan pada motor-motor mereka. Rahasia itu berupa saluran udara khusus yang khusus pula berfungsi saat motor mulai digunakan, atau saat start.


Kenapa pada saat start? Saat itulah mesin motor akan bekerja lebih keras, mengingat partikel BBM yang masih berukuran besar. Hal ini pun terutama berpengaruh pada mesin injeksi.

Yamaha

"Pada putaran rendah, bahan bakar yang disemprotkan injeksi itu lebih banyak, lebih kaya. Kemudian, bahan bakarnya itu partikelnya masih besar-besar. Nah, bagaimana membuat itu irit? Harus ada udara yang sengaja dilewatkan melalui jalur khusus," ujar Muhammad Abidin, General Manager Service dan Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam pemaparan mengenai mesin YMJET-FI.

Yamaha

Ketika RPM rendah, saluran udara bercampur dengan bahan bakar. "Otomatis, udaranya bisa bercampur dengan bahan bakar, menjadi kabut. Kalau sudah menjadi kabut, maka akan dibakar dengan sempurna. Itu teknologinya YMJET-FI ya, bedanya dengan yang di luar YMJET-FI," tekan Abidin lagi.

Saluran canggih, Ini merupakan rahasia kehematan mesin YMJET-FI









 

Yamaha Luncurkan Byson Injeksi diawal 2015

Yamaha Luncurkan Byson Injeksi diawal 2015

Yamaha India diketahui mulai menguji model terbaru dari FZ atau yang dikenal di Indonesia dengan sebutan Yamaha Byson. Model baru tersebut merupakan Yamaha FZ-S Concept yang ditampilkan saat Auto Expo 2014 yang berlangsung di New Delhi, India.

Yamaha Byson sendiri di Indonesia mendapat respon yang cukup positif. Melihat potensi yang cukup besar, Yamaha Indonesia pun berniat meluncurkan model facelift tahun depan. Selain mendapat sentuhan baru pada desain, Byson facelift juga akan menggunakan teknologi injeksi yang dikenal lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Yamaha Luncurkan Byson Injeksi diawal 2015

GM Promotion Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo mengatakan, peluncuran model baru Byson akan diluncurkan tahun depan. Meski tidak menyatakan secara pasti, Eko mengindikasikan model barunya itu akan mirip-mirip dengan Byson di India, namun akan ada perbedaan karena Yamaha Indonesia juga melakukan pengembangan sesuai karakter konsumen di Tanah Air.

"Rencananya kita luncurkan semester satu tahun depan. Kita juga lakukan pengembangan sendiri, nanti akan sedikit perbedaan. Intinya di Indonesia belum ada prototipenya, DNA tetap sama jadi tidak jauh berbeda. Perbedaannya nanti ada pada grafis dan kualitas mesin," katanya di sela-sela acara bakti sosial di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Eko, pelanggan Indonesia sangat vokal soal jantung mekanis. Pelanggan menuntut kualitas mesin yang sangat baik, oleh karena itu Yamaha Indonesia terus melakukan pengembangan untuk menghasilkan mesin terbaik.

"Konsumen Indonesia itu rewel banget kalau soal mesin (Byson), mereka minta yang high quality, dan kualitas mesin kita jauh lebih bagus dari India," tukasnya.

"Dua tiga tahun lalu, kita pernah menunda peluncuran Byson karena waktu itu ada sedikit noise dari mesin dan ini tidak bisa diterima di Indonesia, kalau untuk orang awam mungkin sulit untuk mendeteksi suara itu. Saya juga tidak tahu suaranya itu dari mana," sambungnya lagi.

Lebih lanjut Eko mengatakan untuk harga model baru ini belum bisa diungkapkan. Namun Yamaha berusaha untuk memberikan harga terbaik.

Yamaha Luncurkan Byson Injeksi diawal 2015

Motor Suzuki Injeksi Tidak Meluncur Tahun ini

Motor Suzuki Injeksi Tidak Meluncur Tahun ini

Pada tahun ini, Honda dan Yamaha tengah berusaha untuk mengganti semua model mereka dengan motor yang dilengkapi dengan teknologi Injeksi. Namun hal tersebut berbedar dengan produsen motor asal Jepang lainnya, Suzuki, yang meski di beberapa negara lain, line up motor Suzuki sudah dibekali sistem injeksi, PT Indomobil Suzuki penjualan (SIS) masih belum berminat untuk meluncurkan model berteknologi tersebut di Indonesia dalam waktu dekat ini.


Hal tersebut disampaikan oleh Puji Leksono selaku Divisi Marketing PT SIS disela acara Suzuki Media Test Ride yang mengatakan “Tahun ini, kami masih berkonsentrasi pada model yang sudah ada. Terutama untuk meningkatkan brand image di pasar yang potensial, seperti Nex dan Shooter,”


Sementara itu untuk Hayate, Skydrive, Thunder 125 dan Satria FU belum akan dilengkapi dengan sistem injeksi pada tahun ini. “Kami masih mengembangkannya, karena butuh proses. Kemungkinan tahun ini muncul facelift dari produk tersebut. Jadi bukan benar-benar perubahan yang signifikan,” kata pria tersebut.


Sebagai catatan, di Vietnam dan Filipina, skuter Suzuki Hayate telah dilengkapi dengan sistem injeksi. Bahkan di Filipina, Suzuki Thunder 125 sekarang dilengkapi dengan sistem injeksi mesin 150cc yang dijuluki EN150-A.

Motor Suzuki Injeksi Tidak Meluncur Tahun ini

Modifikasi Honda GE8 - Single Turner Spoon

Modifikasi Honda GE8 - Single Turner Spoon

Aliran Single Tuner berarti modifikasi yang berpegang pada satu gaya atau bahkan satu brand. Hal ini menjadi sebuah tren mengingat banyaknya brand suku cadang yang menyediakan pilihan komponen modifikasi.

Modifikasi aliran demikian kemudian yang diadopsi oleh Rangga Untara buat Honda GE8 Tahun 2012 miliknya. Alhasil besutannya didominasi suku cadang brand Spoon bergaya racing simpel.

"GE8 untuk dimodifikasi enak, ditambah produk-produknya simpel dan mudah didapat. Selain itu cocok dipasang di GE8," ujarnya.



Eksterior dan Interior

Tak ada perubahan ekstrem pada bagian eksterior GE8 ini. Cukup dengan modifikasi kap custom Carbon ditambah Air Scoop kustom Carbon memberikan kesan racing namun elegan. Pada side mirror, Rangga menyematkan replika Spoon berwarna hitam yang kontras dengan kap dan warna mobil.

Untuk menambah kekontrasan, pada bagian dalam diaplikasikan jok warna hitam dari MB-Tech. "Modifikasinya enggak terlalu ekstrem, masih banyak yang original di dalam. Untuk audio paling ditambah Subwoofer dan Tweeter untuk kontribusi suara yang baik," ucapnya.

Kaki-kaki

Ban Pirelli Dragon 225/40 yang membungkus Velg spoon replika 17 x 7,5 dan dihiasi Baut roda replika Enkei tampak apik dan kontras dengan temanya yang sederhana namun tetap bergaya racing.

Guna memberikan kenyamanan berkendara yang mantap Rangga menambahkan strut bar pada bagian depan belakang dari Ultra Racing serta Shock Breaker Tanabe NF.



Exhaust

Pada saluran pembuangan pemasangan DownPipe dan FrontPipe dari Kansai memberikan performa yang mumpuni. Tak hanya itu, Muffler Spoon N1 Original memberikan kesan racing yang tak kalah menariknya.

Sedangkan untuk memberikan aliran udara yang bersih serta lebih banyak, Rangga menyematkan Air Filter Replacement KN.

Modifikasi Honda GE8 - Single Turner Spoon



Tips merawat motor injeksi Yamaha

Tips merawat motor injeksi Yamaha

Seluruh sepedamotor Yamaha yang menggunakan mesin berteknologi fuel injection memiliki berapa sensor: Throttle Position, Intake Air Pressure, Intake Air Temperature, Crankshaft Position, Coolant/Oil Temperature, dan Oxygen.

Throttle Position Sensor memiliki fungsi untuk mendeteksi posisi gas, Intake Air Pressure Sensor untuk mengetahui tekanan udara yang masuk, sedangkan Intake Air Temperature Sensor sebagai pendeteksi suhu udara yang akan masuk ke ruang bakar.

Crankshaft Position Sensor berfungsi sebagai sensor yang mengetahui masing-masing crankshaft. Kemudian Coolant/Oil Temperature Sensor untuk mendeteksi suhu mesin, Oxygen Sensor yang akan mendeteksi kandungan oksigen di gas buang.

Semua komponen tersebut akan melapor ke ECU, dari kontrol ECU akan diteruskan ke actuator yang terdiri dari Fast Idle Solenoid, Idle Speed Control, Fuel Pump, Injector dan Ignition Coil.
Bagi pemilik sepedamotor injeksi, mungkin pernah mengalami mesin ‘brebet’ (tersendat-sendat) atau mati, namun itu bukan akibat penggunaan bahan bakar Premium dengan octane 88. Masalah tersebut disebabkan oleh bahan bakarnya kotor.

“Cara pakai orang juga berpengaruh. Mereka yang sering menjalankan sepedamotor  sangat pelan justru akan menumpuk karbon. Sejatinya sepedamotor mesin injeksi Yamaha tidak masalah menggunakan bahan bakar oktan 88,” terang Selamet, service education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, kepada para jurnalis.

Selamet, menambahkan, untuk perawatan sepedamotor injeksi Yamaha lebih mudah. Para konsumen bisa merawat sendiri tanpa harus ke bengkel. Yamaha menyarankan para konsumen menggunakan Carbon Cleaner Yamalube ke dalam tangki bahan bakar setiap 3000 km.

Cairan 3M Injector Cleaning bisa dimanfaatkan untuk membersikan throttle body dan ruang bakar. Dengan cara itu lebih mudah dan cepat.

Tips merawat motor injeksi Yamaha

Hebat :Konsumsi Bahan Bakar Honda Verza, Capai 59 Kpl!

Hebat :Konsumsi Bahan Bakar Honda Verza, Capai 59 Kpl!

Memang mengejutkan, tapi itulah kenyataannya mengenai Honda Verza. Tidak hanya performanya saja yang sudah sangat teruji melalu catatan penjualan yang cukup laris di Indonesia. Namun konsumsi bahan bakarnya juga terbukti sangat efisien atau irit. Bayangkan saja, motor yang menggendong mesin berkapasitas 150cc ini ternyata dapat menempuh jarak 59 km/liter.

Hal itu sudah dibuktikan dalam touring yang bertajuk ‘Ekspedisi Nusantara Satu Hati Untuk Negeri’. Motor yang menggunakan mesin 150 cc, 4-langkah, SOHC, Silinder tunggal, 5-kecepatan serta menggunakan teknologi injeksi atau biasa disebut PGM-FI (Programmed Fuel Injection) yang memang dikenal lebih irit dibandingkan dengan motor yang menggunakan sistem pengkabutan karburator pada motor Honda lainnya.

Motor terbaru dari Honda Verza ini memang didesain agar memiliki konsumsi bahan bensin yang irit tetapi tidak mengorbankan performa motor itu sendiri. Motor dengan teknologi seperti inilah yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat, terutama bagi para konsumen yang membutuhkan motor dengan performa yang mantap tetapi tetap hemat bahan bakar.

honda verza
Teknologi PGM-FI yang dikembangkan oleh Honda ini dapat mengendalikan komposisi yang homogen antara pasokan bahan bakar dengan oksigen, sehingga menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dan tidak terbuang dengan percuma. Hal tersebut sudah dibuktikan pada saat touring yang menempuh jarak 8.000 km dengan mengambil route Pekanbaru-Payakumbuh. Trek yang dilalui pun juga bisa dibilang trek yang berkarakter rolling speed, yang artinya jalan tersebut mempunyai karakteristik yang berliku-liku dan banyak tikungan, tetapi mampu di lalui oleh Honda Verza dengan kecepatan tinggi. Terlebih lagi rombongan touring melalui jalur yang bisa dibilang masih baru, yakni Kelok 9 yang terkenal dengan tikungan tajam tapi asyik untuk melakukan aksi cornering.

Kecepatan rata-rata pun berkisar antara 60-70 km/jam. Hal itu berarti secara total motor Honda Verza menempuh jarak sejauh 198.9 km dan hanya menghabiskan bahan bakar sebanyak 3,37 liter. Pengujian bahan bakar ini sendiri melalui metode full to full. Hasilnya motor Honda Verza ini mampu menempuh jarak 59,02 Km hanya dengan mengkonsumsi 1 liter bensin saja. Dengan adanya tes touring ini, bisa dibayangkan bagaimana iritnya motor Honda verza ini bukan?

Hebat :Konsumsi Bahan Bakar Honda Verza, Capai 59 Kpl!

Aki (accu) bisa mempengaruhi kerja injeksi

Aki (accu) bisa mempengaruhi kerja injeksi


Mesin injeksi memberikan kenikmatan tersendiri bagi mereka yang bisa merasakan efisiensi kerja kendaraan, di samping juga mendukung faktor ramah lingkungan karena pembakaran yang lebih terarah dibandingkan mesin berkarburator.

Namun, ada yang perlu diperhatikan dalam merawat mesin injeksi. Selain sistem pasokan bahan bakar dan kualitas bahan bakar, aki atau baterai pun punya pengaruh penting.

"Baterai juga berpengaruh. Dalam injeksi, jarumnya itu akan bekerja kalau ada (arahan pengaturan)listrik dari ECU. Begitu ada sinyal untuk listrik, si jarum akan ngalir (mengalirkan bensin). Itu sangat tergantung dari baterai," ujar Slamet Kasianon, Supervisor Service Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Dengan demikian, arus listrik dari aki pun harus terjaga. Jika tidak, maka hal itu akan berpengaruh pada kinerja injeksi.

"Kalau baterai lemah, listrik yang dikirim ke injektor, jarumnya gak langsung ngangkat. Telat. Ini kayak telat bensin juga akhirnya," ujarnya menggambarkan sesuatu yang secara umum disebut mesin 'mbrebet'.

Aki (accu) bisa mempengaruhi kerja injeksi






TIPS memodifikasi Mobil

Tentu saja hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

  •     Tentukan Konsep

  •     Siapkan budget / anggaran

  •     Daftar komponen

  •     Tempat memodifikasi / Rumah modifikasi


Bagian mobil yang bisa anda modifikasi :

  •     Mesin

  •     Pelek

  •     Body kit

  •     Audio

  •     Interior


1. Tentukan Konsep
Konsep dalam  memodifikasi mobil sangat diperlukan untuk kita tahu akan menjadi apa bentuk mobil kita nanti. Apakah anda ingin yang elegan atau yang ekstrim, itu harus ditentukan dariawal agar kita tidak bingung di tengah jalan nati.

2. Budget / Anggaran
Anggaran merupakan aspek yang penting dalam memodifikasi mobil, kita punya konsep yang bagus tapi tidak punya budget yang mencukupi tentu saja itu hampir percuma. Tentu saja iya, kalau tidak ada uang ya dari mana kita beli barang2 nya?? ya kan..

3. Daftar Komponen
Daftar komponen yang dimaksud adalah daftar barang yang akan digunakan dalam memodifikasi mobil. Daftar barang ini berfungsi sebagai pengingat antara barang yang sudah di beli atau yang belum di beli, daftar ini juga bisa membantu dalam menghitung berapa banyak budget yang sudah dikeluarkan, sehingga kita bisa mengontrol uang kita .

4. Tempat Modifikasi / Bengkel modifikasi
Jika semua diatas sudah selesai saatnya memilih tempat untuk memodifikasi mobil kita,
Syarat bengkel :

  •     Teruji kualitasnya

  •     Terpercaya

  •     Harga yang murah ( relative )

  •     dll


Bagian yang perlu / bisa anda modifikasi ( tergantung keinginan dan budget ) :

1. Mesin
Pada bagian mesin ini kalau anda penggila kecepatan, anda bisa mengubahnya menjadi mobil yang cepatnya diatas rata2 dan tentu saja berbanding lurus dengan budget yang wahh, tapi kalau ingin yang biasa biasa saja sepertinya mesin tidak harus kita modifikasi ( tapi kayanya ada yg kurang si )

2. Pelek dan Ban
MEmodifikasi pelek ini penting, karena jika semua sudah kita modifikasi tapi pelek dan bannya masih standar akan kelihatan gimana gitu, lebih tepatnya menjijikan, seperti orang yang pakai gaun tapi kakinya pakai sandal jepit.

3. Body Kit
Ini sepertinya bagian yang harus dimodifikasi karena adalah bagian yang paling kontras diantara bagian lainnya ( yaiyalah ), tentu saja warna sangat mempengaruhi, pemilihan warna yang salah bisa berakibat fatal. bagian body juga perlu ditambahkan custom bemper depan dan belakang, dan side skirt agar lebih menarik.

4. Audio
Sepertinya dalam dunia modifikasi, Audio ini tak pernah ketinggalan. Kalau saya sendiri kurang suka dengan modifikasi audio ini, saya lebih suka dengan ketenangan.

5. Interior
Bagi saya ini adalah bagian yang terpenting, karena berhubungan dengan kenyamanan berkendara dan secara langsung juga berhubungan dengan keselamatan kita, percuma mobil bagus tapi jegger, kecelakaan.

Acara Auto Xtreme 2014 jadi duel panas modifikator Jatim

Machine Repair

Acara Auto Xtreme 2014 jadi duel panas modifikator Jatim

Acara Auto Xtreme 2014 jadi duel panas modifikator Jatim

Memasuki tahun 2014 ajang otomotif tidak hanya dilakukan di luar negeri saja. Namun di Indonesia baru saja mengawalinya di kota Pahlawan, Surabaya dan bertempat di SUTOS (Surabaya Town Square) yaitu event Auto Xtreme 2014 by Cody Maxx.

Event ini yang menjadi pertama dilakukan di tahun 2014 ini mengusung tema 'Bettle of The Clubs' dan dihadiri kurang lebih puluhan mobil modifikasi. Extreme modification contest yang diadakan oleh Cody Maxx kali ini lebih mengarah duel dalam hal modifikasi audio diantaranya SQL, SQ dan SPL, kemudian juga ada DB Drag.



Bagi warga Jawa Timur dan sekitar kota Surabaya belum terlambat untuk bisa melihat mobil-mobil modifikasi extreme kreasi arek-arek Suroboyo ini. Event ini diadakan mulai Sabtu 1 Maret sampai 2 Maret 2013 besok dan menariknya lagi tidak ada biaya masuk alias gratis.

Yang pastinya besok acara ini bakal semakin memanas dan seru. Pasalnya akan semakin hot berkat aksi para dancer yang tentunya ditunggu para kaum Adam.



Wajah-wajah sang jawara mobil modifikasi kota Surabaya tahun lalu juga masih bisa dijumpai dalam event ini. Diantaranya datang dari club Porsckit, OPTION hingga Revenge. Karya modifikasi teman-teman asal kota Surabaya ini cukup beragam yang tentunya bisa membuat inspirasi banyak orang, dari modifikasi minimalis, elegan, racing style hingga xtreme.

Acara Auto Xtreme 2014 jadi duel panas modifikator Jatim

Tips Merawat Mobil Bermesin Diesel Agar Tak Cepat Rusak

Tips Merawat Mobil Bermesin Diesel Agar Tak Cepat Rusak


Penjualan mobil bermesin diesel terus naik di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perkembangan teknologi mobil bermesin diesel yang semakin canggih menjadikan kenyamanannya tak kalah dengan mobil berbahan bakar bensin.


Meskipun dahulu dikenal sebagai mesin untuk kerja berat, saat ini mobil-mobil bermesin diesel sudah berkembang. Suaranya lebih lembut, responsif, dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.


Teknologi untuk menunjang kinerja mobil bermesin diesel sudah banyak digunakan. Seperti Common Rail pada sistem bahan bakar, Exhaust Gas Recirculating (EGR) pada sistem gas buang, dan Turbo Charger untuk menambah tenaga serta memperbaiki gas buang.


Meskipun mesin diesel umumnya dikenal tangguh, tetap harus rutin dirawat agar performanya tetap terjaga. Selain perawatan berkala, lakukan juga perawatan sehari-hari sebagai berikut:


Pertama, gunakan solar berkadar sulfur rendah, terutama untuk mesin yang sudah menggunakan teknologi Common Rail.


Penggunaan solar berkadar sulfur rendah akan berpengaruh ketarikan yang lebih ringan dan suara mesin akan lebih halus. Selain itu, asap yang keluar dari knalpot juga akan lebih bersih.


Kedua, lakukan pergantian filter solar secara rutin. Tujuannya agar solar yang masuk ke mesin selalu dalam keadaan bersih, sehingga tidak ada gangguan pada aliran bahan bakar yang masuk ke mesin.


Ketiga, lakukan pemanasan awal secukupnya sebelum mobil digunakan agar sirkulasi oli ke komponen mesin dan turbocharger dapat berjalan dengan baik.


Keempat, sebaiknya tidak langsung mematikan mesin terutama setelah mobil dikendarai pada kecepatan tinggi.


Suhu kerja Turbo Charger sangat tinggi karena digerakkan oleh gas buang hasil pembakaran mesin, agar tidak overheat, dibutuhkan pendinginan yang baik.


Pendinginan Turbo Charger menggunakan oli mesin. Jika mesin mati, otomatis suplai oli menjadi terhenti dan pendinginan juga terhenti. Akibatnya, pendinginan komponen Turbo Charger menjadi tidak maksimal yang nantinya memperpendek umur Turbo Charger tersebut.


Kelima, membersihkan saringan bahan bakar jika indikator saringan bahan bakar di dasbor sudah menyala.


Saat indikator tersebut menyala, menandakan ada kotoran atau air yang menyumbat saringan bahan bakar. Jika tidak segera dikuras, kotoran atau air kemungkinan akan masuk ke sistem bahan bakar dan akan menyebabkan mesin bekerja tidak sempurna bahkan bisa mogok.


Keenam, bersihkan saringan udara secara rutin. Mesin diesel memerlukan udara yang banyak agar pembakaran sempurna.


Jika tersumbat, selain lebih boros, performa mesin menjadi menurun. Oleh karena itu, saringan udara harus selalu bersih agar pembakaran lebih sempurna.


Terakhir, jaga agar volume solar di tangki bahan bakar selalu lebih dari sepertiga. Tujuannya agar tidak terjadi pengembunan di dalam tangki bahan bakar, sehingga menimbukan uap air yang akan bercampur dengan bahan bakar.


Banyaknya kandungan air di solar akan berakibat menurunnya kualitas bahan bakar, sehingga performa mesin akan menurun tajam.


Tips Merawat Mobil Bermesin Diesel Agar Tak Cepat Rusak

Cara Merawat AC Mobil untuk Iklim Tropis di Indonesia

CARA MERAWAT AC MOBIL

AC mobil memang sangat perlu dirawat, apalagi bagi yang tinggal di perkotaan, ac mobil peranannya sangat penting pada kendaraan ( mobil ) yaitu untuk mendinginkan, menyejukan, atau sebagainya.
Kenyamanan dalam berkendara sangatlah penting, itu untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

VIVAnews - Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, penggunaan penyejuk udara (AC) kerap dianggap sebagai sesuatu yang mutlak. Terlebih lagi untuk kota besar dengan pertumbuhan populasi kendaraan lebih besar ketimbang pertambahan jalan seperti Jakarta.

Namun, pemakaian sistem pendingin juga memiliki korelasi dengan konsumsi bahan bakar. Jika kondisi AC tidak terawat, maka energi yang dibutuhkan untuk mengggerakannya menjadi semakin besar, dan berimbas borosnya konsumsi bahan bakar mobil.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat sistem penyejuk udara di mobil:

Jagalah kebersihan kabin khususnya bagian karpet di jok depan yang lokasinya berdekatan dengan evaporator tempat masuknya udara.

Kotoran bercampur udara lembab jadi tempat ideal tumbuhnya jamur dan spora yang sangat tidak baik buat kesehatan, dan menimbulkan bau yang tidak enak bila pertama kali AC dihidupkan. Aroma yang tidak menyenangkan mendorong Anda membuka jendela.

Rajin membersihkan kondensor agar kinerjanya tidak terlalu berat. Hindari memarkir mobil tepat di bawah sinar matahari agar suhu kabin tidak panas. Pasalnya, meningkatnya suhu di dalam mobil membuat orang cenderung langsung mengaktifkan penyejuk udara untuk mendinginkan.

Tak ayal konsumsi bahan bakar langsung melonjak. Sebaiknya buka kaca terlebih dahulu sambil berjalan perlahan agar udara baru masuk ke dalam kabin.

Kerja mesin yang berat saat mobil melaju kencang tentunya akan sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Terlebih saat AC dipaksa bekerja maksimal.

Jangan memaksimalkan beban AC saat kendaraan melaju kencang dengan menurunkan temperaturnya. Pastikan AC dalam kondisi tidak aktif sebelum Anda menghidupkan mesin. Dan sebaliknya, matikan AC terlebih dahulu sebelum Anda mematikan mesin.

Langsung bawa ke bengkel dan periksa sistem penyejuk udara jika dirasa ada masalah seperti AC kurang dingin.

Lakukan perwatan maksimal sebulan sekali dengan cara membersihkan kerak-kerak, karat, debu, kotoran, minyak oil pada coil-coil, sirip-sirip AC dengan megunakan pembersih yang kuat dan diformulasikan secara khusus.